Buserinvetigasi.com — Muara Enam — Pekerjaan insprastuktur peningkatan jalan yang di kerjakan oleh salah satu Pemborong Berinisial AL atas nama cv. Bumi selaya dan cv.Tujuh Enam dengan sumber dana APBD Kabupaten Muara enim tahun anggaran 2022 dengan besar anggaran total 13 milyar rupiah 29/12/2022.
Disinyalir tahapan pekerjaan proyek jalan tidak sesuai Penimbunan yang mengunakan batu kerikil split tidak sesuai standard Dana anggaran yang tergolong lumayan besar hal ini sangat merugikan pemerintah juga masyarakat.
Dari Pantauan awak media BI di seputaran proyek pengerjaan jalan dari sp patra tani menuju desa arisan musi kecamatan arisan belida proyek penimbunan di bagi dua dengan perbatasan jembatan arisan musi dengan CV yang berbeda nilai anggarannya pun berbeda namun proyek tersebut tersambung satu arah .melalui anggaran APBD tahun 2022 . Dengan jumlah anggaran tertera di papan proyek sedangkan volume pekerjaan penimbunan jalan terkesan ditutup tutupi . terlihat jelas proyek peningkatan jalan tersebut mulai mengalami kerusakan Dan bergelombang
Menurut keterangan pemuka masyarakat setempat pada awak media BI 29/12/2022 kuat dugaan pengerjaan yang memakai 2 nama cv (cv.tujuh enam Sarana dan cv.Bumi salaya) hanya atas nama saja Pemborong nya diduga hanya satu orang.sedangkan
Penimbunan kelihatan tanah merahnya dan tidak merata Di duga timbunan sangat tipis sehingga masih kelihatan dasar badan jalan sedangkan hamparan batu lari ke bibir jalan diduga proyek tersebut dikerjakan asal asalan ungkapnya.
Terkait hal ini kepada pihak yang terkait kiranya dapat melihat dan kroscek atas pekerjaan tersebut, karena kalau di lihat dari fisik yang di kerjakan tidak sebanding apa yang di laksanakan di lapangan oleh karena itu kuat dugaan proyek peningkatan jalan tersebut ada indikasi merugikan uang negara dengan cara mark up baik dari bahan material maupun dari ukuran volumenya.(edi/hd).
Irs.








