Terancam Banjir Rob, Warga Galumpang Butuh Tembok Pemecah Ombak

  • Whatsapp
banner 468x60

TOLITOLI, BUSERINVESTIGASI.COM – Bencana banjir yang terjadi di Desa Galumpang Kecamatan Dakopamean Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah adalah luapan sungai Penyapu yang akibatkan puluhan rumah rusak, yang jika tidak segera dilakukan langkah penanganan dikhawatirkan dalam jangka waktu kedepan akan terjadi lagi peristiwa tersebut..

Penelusuran wartawan Buserinvestigasi.com dilapangan, minggu (25/4/2022), ada sekitar 50 kepala keluarga yang bermukim di pesisir pantai tepat di dusun PULEA yang hampir setiap bulan di terjang banjir ROB ketika air laut pasang, untuk saat ini sekitar 4 rumah pondasi roboh di terjang banjir rob, sementara tembok pemecah ombak di bangun hanya 100 meter dari panjang pantai sekitar 2 kilometer,

Tembok 100 meter ini dua kali penganggaran yang bersumber dari Alokasi Dana Desa 2018 dan ADD tahun 2020, karena itu besar harapan dari warga agar pemerintah daerah khusus nya Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bisa tanggap untuk bisa anggarkan tembok pemecah ombak agar terhindar dari banjir rob setiap bulan.

Hartono 41 tahun salah satu nelayan yang pondasi rumah nya tergerus banjir ROB minta agar Pemda Tolitoli maupun Provinsi bisa bangun tembok pemecah ombak

“Mohon sampaikan keresahan kami nelayan pada pemerintah apalagi musim ombak, kata Hartono dengan tatapan kosong saat di temui di Galumpang dusun Pulea pada senin (25/4/2022)

.Armen Djaru

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *