Buserinvestigasi.com – Palembang
Buya KH Muhamad Umar bin Zainal Abidin seorang Mursyid, ulama kharismatik dikenal sebagai sosok Kiai yang memiliki nama lengkap KH Muhammad Umar bin Zainal Abidin tersebut lahir di Desa Talang Pangeran Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.
Beliau merupakan pengasuh sekaligus pendiri Majelis Ummatu Wahidah-Thoriqoh Samaniyah yang ada di Kota Palembang Sumatera Selatan.
Buya Umar, panggilan akrabnya, dikabarkan meninggal pada Rabu (29/20/2025) jam 23.00 wib usia lebih kurang 84 tahun.
Kabar wafatnya Buya Umar asal Palembang ini langsung viral di media sosial dan grup Whatsapp. Informasi tersebut juga dibenarkan oleh pengurus Majelis Ummatu Wahidah Ust Busril dan Ust. Baharuddin,
“Informasi valid wafat jam 23.00 WIB di Rumah duka Jln. Siliwangi 5 ulu laut Palembang
Ust. Busril menambahkan, kondisi Buya Umar memang sudah sering sakit bahkan drop karena sudah Sepuh. Sebelum meninggal, beliau juga sempat dirawat berulang kali di rumah sakit.
“Kalau memang kondisi beliau sudah gerah agak lama, sering drop karena sudah Sepuh,” imbuhnya.
Menurut rencana Almarhum Buya KH. Muhammad Umar akan di kebumi/ makamkan di TPU Pemakaman Majelis Ummatu Wahidah yang beralamat di Soak Bujang Kelurahan Gabdus Palembang selepas Ba’da Zuhur, Warga Kota Palembang khususnya Majelis Ummatu Wahidah thoriqoh Samaniyah kini telah kehilangan sosok ulama besar yang telah melahirkan ribuan murid yg tersebar di Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.
Sebagai seorang ulama yang kharismatik, beliau telah melanglang buana ke berbagai daerah hingga manca negara untuk menuntut ilmu.dan memperdalam ilmu agama tentangTauhid dan Tasawuf kepada syekh Ki Agus Abdurrahman bin Muhammed Umar bin Haji Ibrahim palembani Darussalam yang akrab di panggil Cek Aman.
Kesibukan sebagai pengasuh sekaligus pendakwah membuat beliau setiap hari diundang untuk mengisi tauziah di berbagai tempat termasuk luar di luar kota Palembang, yaitu Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering ilir, Banyuasin, muara enim dan Bangka Belitung
Atas nama Majelis Ummatu Wahidah thoriqoh Samaniyah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung mengucapkan selamat jalan Syekh KH. Muhammad Umar bin Zainal Abidin selalu Guru, orang tua kami, semoga Husnul-khatimah di ampuni segala kesalahan dan kembali Kepadanya. Dan keluarga yang di tinggal di berikan ketabahan dan kekuatan lahir dan batin.
A. Hadi/Hadi BT









