Proyek DAU Dermaga SDN 152 Selat Punai Diduga Dibangun Tidak Sebagaimana Mestinya

  • Whatsapp
banner 468x60

Palembang, buser investigasi.com

Pekerjaan proyek Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2024 di Sekolah Dasar Negeri 152 Selat Punai Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus Kota Palembang, senilai .113.177.000,- rupiah dengan nomor kontrak 240/PPK-GD Disdik SD/APBD/2024 yang dikerjakan oleh PT.Cahaya. dalam jangka waktu pengerjaan 150 hari kalender diduga pembangunan dermaga tersebut tidak maksimal, 19/10/2024.

Bangunan dermaga berukuran kurang lebih 2×4 meter persegi ketebalan 20cm yang dibangun menempel menyambung ke dermaga yang di bangun oleh PT.RMK energy melalui program CSR yang diresmikan Selasa, 16/7/2024 yang lalu, menuai  pergunjingan di masyarakat, pasca diresmikan bangunan dermaga RMK Energi masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat selat punai, karna satu dermaga terdapat dua klaim yang membangun yaitu dari PT.RMK energy.

Saat di konfirmasi terkait hal tersebut pihak sekolah SD Negeri 152 Palembang melalui kepala sekolah Hadori,SPd mengatakan,
“memang ada pemberitahuan tuk pembangunan dermaga tapi saya tidak tau terkait penyambungan ke dermaga yang di bangun oleh PT.RMK dan untuk gambar desain dermaganya pun saya belum terima,”ucap Hadori, SPd.

Ditambahkan oleh Ali Mirwansyah selaku guru SD Negeri 152,
“dari awal pihak sekolah sudah mengajukan letak lokasi dermaga yang akan dibangun oleh diknas melalui pihak ke tiga terpisah dari dermaga yang sudah ada yang di bangun oleh PT.RMK, namun kenyataannya bangunan dermaga dari diknas dibangun menempel menyambung ke dermaga RMK,”tutupnya.

“Awak media ini saat mewawancarai ketua komite sekolah Fikri,SPd menyatakan, “saya tidak tau terkait pembangunan dermaga yang akan dibangun pula oleh diknas kota Palembang, karna pihak kontraktor atau pihak tukang tidak berkoordinasi dengan kami selaku komite apa lagi pada saat acara peresmian, penyerahan simbolis bantuan dermaga oleh pihak PT.RMK, karyawan RMK sempat protes dan menanyakan terkait plang proyek pembangunan dermaga yang menempel di depan bangunan dermaga, saya pun berinisiatif memindahkan sementara plang tersebut ke dinding sekolah,”tutupnya.
Sebelumnya, pihak komite sekolah beserta ikatan solidaritas warga Gandus (Iksowdus) dan Awak media lanjut mendatangi diknas kota Palembang untuk menemui PPK karena dilapangan tidak kami temui pihak kontraktor,  tapi sayang Isman Komari,SPd.,MM belum ada di tempat, namun staf beliau menanyakan ada keperluan apa ? setelah kami ceritakan nampak salah satu staf beliau inisial F.I emosi dan melontarkan kata-kata yang kurang pantas selaku oknum ASN.
Sampai saat ini tidak ada respon positif dari dinas

Di lokasi Julianto ketua Ikatan Solidaritas Warga Gandus (Iksowdus) dan di dampingi komite sekolah SD negeri 152 selat punai  menjelaskan

“Togar mengatakan dari informasi team kita bahwa tidak ada koordinasi kepada kami terkait penambahan konstruksi boardes beton dermaga tersebut, team kita juga mempertanyakan hal tersebut kenapa tidak mereka koordinasikan, harusnya kami bisa kerjakan jika diperlukan penambahan dan terkait plang proyek yang menempel di depan dermaga saat peresmian pun sudah kami protes ke pihak sekolah” ujarnya

Saat kami hubungi lewat nomor pribadinya Isman tidak merespon namun ada respon baik dari PLT diknas pendidikan kota Palembang Hj. Juwita,SE,MSI membalas chat whatsApp,  “dak papa pak nak ketemu, tapi bagusnya bukan ketemu aku soal bangunan kita tidak paham sebab dak pernah terlibat urusan itu,” tandas Hj.Juwita,SE,MSI

Hd

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *