Buserinvestigasi.com – Banyuasin
Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Karang Agung Ilir Kabupaten Banyuasin, bersama dengan Penggerak Pembina Generus (PPG) sukses melaksanakan Festival Anak Sholeh(FAS). Pada Minggu 08 September 2024 lalu, di Ponpes Miftahul Huda Desa Karang Sari Kecamatan Karang Agung Ilir. 11/09/2024.
Acara tersebut merupakan program kerja tahunan LDII untuk membina generasi muda yang profesional, religius dengan menerapkan 29 karakter luhur dan berwawsan kebangsaan.
Kepada awak media,”Mochammad Zaka, S.Pd.I.MM, selaku ketua PC LDII, menjelaskan sangat penting kegiatan ini sebagai pembina SDM guna menjaga eksistensinya di masa yang akan datang.
” Sebagai organisasi dakwah LDII berfokus penuh pada persiapan SDM menuju Indonesia emas 2045.
Festival Anak Sholeh ini adalah salah satu upaya kami untuk mempersiapkan generasi muda sebagai modal dalam menghadapi pengaruh akhir zaman,” ujarnya.
Dalam kata sambutannya, ” Muchamad Zaka, mengingatkan akan tantangan yang semakin besar di era kemajuan teknologi saat ini.
Menurutnya kemajuan teknologi membawa serta degradasi budaya,karakter, dan jati diri generasi muda, bahkan termasuk ideologi sehingga mampu menghapus suatu peradaban.
Sejarah telah mencatat, kota Manila di Filipina hari ini merupakan wilayah teritori umat muslim di masa kejayaannya yang dahulu bernama kota Di Amanillah, namun pasca penjajahan barat nama kota itu di ubah menjadi Manila serta umat muslim menjadi minoritas,”tegasnya.
Pada kegiatan FAS tahun 2024 ini diisi dengan berbagai aktivitas, termasuk, lomba Adzan, Ceramah, mewarnai, menggambar, simulasi 29 karakter luhur dan cerdas cermat, di mulai sejak tanggal 01 September 2024 telah dilaksanakan pembinaan kemandirian dengan membuat SULE (Susu Kedelai).
Dan juga di meriahkan oleh tampilan Persibas ASAD. H. Drs. Sunarta selaku ketua PPG, saat itu dia menyampaikan hal yang serupa dan ini bukan hanya memberikan suatu pembinaan 29 karakter luhur LDII.
“Kami berharap sebanyak lebih kurangnya 300 peserta yang hadir dari PC dan PAC LDII se-Kecamatan Karang Agung Ilir ini selain merasakan suasana kebersamaan, keakraban, kehendaknya juga dapat berfokus pada pembinaan karakter yang akan membentuk mereka menjadi individu yang berintegritas,” tutup Sunarta.
Acara berlangsung selama 1 hari diharapkan memberikan kesan mendalam bagi peserta, sehingga LDII dapat mewujudkan SDM yang tangguh dalam menghadapi tantangan zaman.
Pewarta Yusan









