Oknum ASN sekretariat DPRD Sumsel Tertangkap Basah Live TikTok di Kantor Sa’at Jam Kerja, Berbicara Jorok dan Tidak Pantas

  • Whatsapp
banner 468x60

Buserinvestigasi.com – Palembang
Belum lama publik di hebohkan dengan viralnya vidio salah satu oknum legislatif RI asal Sumsel yang menuai kontroversi terkait simbol jempol kejepit.
Kini publik kembali dibuat geleng – geleng kepala dan mengelus dada dengan beredarnya vidio oknum ASN sekretariat DPRD provinsi sumatera selatan yang melakukan live streaming tiktok ( selasa, 29/07/05 ) yang patut diduga dilakukan di salah satu ruang  kantor sekretariat DPRD Sumsel di jam kerja dengan menggunakan pakaian ASN ( kuning khaki )lengkap dengan lambang Pemprov Sumsel di bahu kiri seragamnya.

Nampak dalam vidio yang berdurasi satu menit 5 detik tersebut terlihat jelas terdapat tiga orang yang mana dua orang perempuan berpakaian sexy dan satu  orang laki laki, yang sedang melakukan live streaming ( PK ) tiktok  atau juga yang  dikenal dengan Player Knockout fitur live streaming yang saling beradu dalam sebuah kompetisi yang mana pemenang ditentukan dengan jumlah poin yang di dapat dari penonton melalui pemberian gift atau hadiah selama live berlangsung dengan durasi waktu tertentu dan yang kalah mendapatkan hukuman sesuai kesepakatan awal permainan.

Yang lebih miris lagi percakapan dalam vidio live streaming tersebut cenderung mengatakan kata – kata kotor  jorok menggunakan ( bahasa Palembang) yang tidak pantas untuk di ucapkan oleh siapapun di ruang publik.

Saat  dikonpermasi awak media Fatma kasubag kepegawaian/ Tata usaha sekretariat DPRD Sumsel melalui nomor watsup pribadinya membenarkan bahwa salah satu orang yang ada di dalam vidio live tiktok tersebut adalah ASN di sekretariat DPRD provinsi Sumatera Selatan.
Ustd Yayan selaku tokoh agama di Sumatera Selatan sangat menyangkan terhadap vidio yang beredar yang memperlihatkan oknum ASN bersikap atau ber tingkah laku yang tidak pantas sangat di sayangkan dan mengecewakan tindakan yang dilakukan oleh oknum ASN tersebut.
mengucapkan kata – kata kotor yang sungguh tidak pantas diucapkan apalagi hal tersebut dilakukan di kantor DPRD yang mana itu rumah rakyat dan oknum tersebut digaji dengan uang rakyat sungguh mencoreng Marwah ASN” saya berharap oknum tersebut dapat menerima konsekuensi dari perbuatannya dan dapat dijadikan contoh bagi ASN yang lain agar tidak melakukan hal yang sama kalo tidak ada tindakan tegas saya rasa kejadian tersebut akan berulang pada ASN yang lain.tutupnya
Saat awak media menghubungi Sekwan DPRD provinsi sumatra selatan via whatsapp pribadinya, namun sampai berita ini di terbitkan belum ada tanggapan.
Hd

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *