Buserinvestigasi.com – Palembang
Ketua Majelis ummatu wahidah thoriqoh Samaniyah Sumatera Selatan mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Majelis Taklim ummatu wahidah masa Khidmat 2026– 2030, yang dilangsungkan di kediaman Syech mustika jln kelapa gading sukarami kota palembang minggu (30/11/25).
Pengukuhan kepengurusan ini menandai langkah awal dalam memperkuat peran majelis taklim ummatu wahidah sebagai pusat kegiatan pelatihan umat, pendidikan keagamaan nonformal, serta pemberdayaan masyarakat berbasis spiritual dan sosial keagamaan.
Ketua Majelis ummatu wahidah Dr Hilmin menyampaikan bahwa Pokja Majelis Taklim ummatu wahidah dibentuk atas dasar wasiat dari Guru besar/pembina sekaligus pembimbing rohani Alm. Mursyid Buya KH. Muhamad Umar bin Zainal Abidin, di Majelis ummatu wahidah thoriqoh Samaniyah Sumatera Selatan, ini sebagai wadah koordinasi dan sinergi antar-majelis taklim yang ada di setiap wilayah Kabupaten/Kota kecamatan dan desa. Ia berharap, melalui Pokja ini, kegiatan majelis taklim bisa lebih terarah, terstruktur, dan berdampak nyata bagi umat.
“Majelis taklim adalah ujung tombak pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Dengan adanya Pokja, diharapkan semua kegiatan masyarakat bisa terkoordinasi dengan baik dan memberikan kontribusi positif dalam membentuk yang religius, moderat, dan berakhlak mulia,” pesannya sekaligus memberikan penguatan.
Keberadaan Pokja Majelis Taklim, ummatu wahidah sangat strategis dalam memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat. Ia berharap, kelompok kerja yang telah dikukuhkan ini dapat menjadi motor penggerak kegiatan keagamaan di lingkungan majelis taklim, serta mendukung program-program Kementerian Agama khususnya di bidang pemberdayaan umat.
“Majelis taklim memiliki peran penting dalam membangun karakter umat. Oleh karena itu, Pokja ini diharapkan mampu menjadi wadah koordinasi dan penguatan kapasitas para pengurus dan jamaah majelis taklim ummatu wahidah” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tugas Pokja tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencakup pembinaan, penyusunan program, serta pelaporan kegiatan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Ust. Busril pun menekankan pentingnya kolaborasi antara Pokja Majelis Taklim dengan berbagai unsur keagamaan, pemerintah daerah, serta lembaga sosial lainnya.
Hadir dalam acara pengukuhan diantaranya perwakilan dari kota palembang di antaranya perwakilan Gandus, pulokerto perikanan I, keramasan kertapati dan sukarami.
Hadi










