Buserinvestigasi.com – Palembang
lembaga Sentra Advokasi Reformasi Aparatur ( SARA ) mendatangi Gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan Jum’at, ( 1/8/25) bermaksud melayangkan surat tuntutan kepada sekertaris Dewan perwakilan rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan terkait vidio live game tiktok yang dilakukan oknum ASN tepatnya ( P3K ) Selasa ( 29/7/25 ) yang patut diduga dilakukan disalah satu ruang kantor sekretariat DPRD Sumsel di jam kerja dengan menggunakan pakaian ( kuning Khaki ) lengkap dengan lambang provinsi sumsel dan berkata kata kotor yang tidak pantas diucapkan saat live streaming berlangsung.
Sa’at diwawancarai oleh awak media Yuda,SH ketua SARA mengatakan sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh oknum P3K tersebut dan berdasarkan penelusuran kami dilapangan bawa oknum yang bersangkutan berinisial R tersebut baru dilantik oleh gubernur Herman deru baru lebih kurang dua bulan menjadi P3K ( Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ) yang seharusnya menunjukkan kinerja yang baik berintegritas bukan malah sebaliknya merusak citra ASN dan ini harus ditindak tegas.
Dilanjutkan Yuda bahwa nampak jelas di video berdurasi satu menit lima detik yang beredar oknum yang bersangkutan dengan rambut dikuncir bermain game tiktok (PK) dengan dua wanita berpakaian sexy berkata kata kotor berharap saweran hadiah gift dari penonton sungguh miris , apakah ini pantas dilakukan oleh ASN yang digaji dengan uang rakyat apalagi yang bersangkutan bekerja dirumah rakyat gedung DPR perbuatan tersebut tidak dapat ditolerir sudah melanggar kode etik berat melanggar norma agama, kesopanan, kesusilaan, etika dan moral dan untuk itu kami meminta sekwan untuk bertindak tegas.
Adapun tuntutan yang kami sampaikan kepada sekretaris dewan untuk segera melakukan tindakan konkrit berupa :
1. Meminta Sekwan memberikan sanksi berupa rekomendasi kepada yang bersangkutan untuk diberhentikan atau tidak diperpanjang kontrak P3k nya.
2. Juga meminta sekwan memberikan sanksi teguran tertulis kepada atasan yang bersangkutan Kabag/kasubag yang membiarkan atau tidak menegur kegiatan game live tiktok yang dilakukan oleh yang bersangkutan yang patut kami duga sudah sering dilakukan.
Apabila tuntutan yang kami sampaikan ini tidak di indahkan maka kami akan menggelar aksi ke kantor gubernur Sumatera Selatan untuk mendesak gubernur dan sekda Sumsel untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum p3k tersebut agar memberikan efek jera dan menjadi contoh bagi ASN yang lain biar kejadian serupa tidak terulang.tutupnya.
Sementara itu sekwan DPRD provinsi Sumatera Selatan Aprizal sa’at dihubungi awak media melalui watsup pribadinya belum memberikan keterangan sampai berita ini diterbitkan.
Red










