AREAL PERSAWAHAN DI KECAMATAN DAKO PEMEAN KABUPATEN TOLITOLI AKAN BERPRODUKSI KEMBALI

  • Whatsapp
banner 468x60

Tolitoli – Buserinvestigasi.com – Seluruh kelompok tani di Desa Dungingis dan Desa Galumpang Kecamatan Dako Pemean akhirnya menyepakati harga yang ditawarkan oleh pemilik lahan yang akan dibebaskan untuk kepentingan penyambungan saluran irigasi yang putus akibat terjangan banjir bandang akhir Maret lalu. Kesepakatan seluruh kelompok tani tersebut diambil pada forum musyawarah yang dibuka oleh Camat Dako Pemean Arham A. Jacub, SH dan dipimpin oleh Sekretaris Kecamatan Moh. Syarif Zakir, SH pada rabu pagi (18/5) di Aula Kantor Camat.
Sebagaimana diketahui bahwa banjir bandang yang melanda wilayah Dako Pemean, telah menyebabkan tergerusnya bantaran sungai yang membelah Desa Galumpang dan Desa Dungingis sehingga mengakibatkan putusnya aliran irigasi sepanjang kurang lebih 80 meter yang tepat berada dibibir sungai tersebut.

Untuk mengalirkan kembali air yang menjadi kebutuhan petani di 2 Desa itu, akan dilakukan penyambungan dengan membangun saluran di areal perkebunan milik 2 orang petani di Desa Dungingis, seningga areal perkebunan itu harus dibebaskan dengan ukuran 1.160 meter bujur sangkar.

Awalnya, pemilik lahan yang akan dibebaskan menetapkan harga 200 ribu rupiah per meter, namun setelah dilakukan negosiasi yang difasilitasi oleh Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kantor Camat Dako Pemean Idham, akhirnya harga yang disepakati sebesar 50 ribu rupiah permeter. Dengan demikian harga lahan yang akan dibebaskan seluruhnmya berjumlah 58 juta rupiah yang akan dibayar secara swadaya oleh 340 orang petani.
Camat Dako Pemean Arham A. Jacub, SH dalam arahannya menyampaikan harapan agar seluruh areal persawahan di kedua Desa itu dapat segera dikelola kembali sehingga kesepakatan yang telah diambil dalam musyawarah ini diharapkan dapat segera diaktualisasikan khususnya dalam menyelesaikan segala hal yang terkait dengan urusan pembebasan lahan. Bila seluruhnya sudah diatasi, Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli dalam hal ini Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang akan segera menurunkan alat berat untuk melakukan penggalian sekaligus menyelesaikan pekerjaan sambungan irigasi.
Arham mengingatkan, bahwa jadwal petani turun sawah untuk musim tanam April – September 2022 sudah dditetapkan. Olehnya itu pekerjaan saluran air ini jangan lagi terganggu dengan hal-hal yang sifatnya non teknis.

Musyawarah turut dihadiri oleh Kepala Kepolisan Sektor Dako Pemean, Kepala Desa Dungingis Ambo Aga, Kepala Desa Galumpang Pajrin Asnawi serta Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Dungingis Darwin, SP. (red).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *