Buserinvestigadi.Com – Tolitoli – Si Jago merah beraksi membakar 3 unit Asrama Putra Pondok Pesantren Al Ittihad DDI FC Desa Soni Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli terjadi pada hari Kamis 4 Mei 2023 pukul 18.30 Wita .
1. Asrama Pembina Pesantren
2. Asrama Kitab
3. Asrama Hafiz
Ketiga asrama tersebut dihuni 170 orang terdiri dari 50 orang Pembina dan 120 Santri.
Seorng ibu saksi mata Aisya (60) thn warga Desa Soni Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli menerangkan pada saat kejadian dia berada dirumah yang kebetulan rumah saksi hanya berjarak kurang lebih 50 meter dari Pondok Pesantren, saksi melihat kobaran api yang berasal dari asrama Pembina Pesantren Al Ittihad, “Waktu kejadian, sekitar pukul 18.45 .
Spontan saksi berteriak ‘api,,api,, ada kebakaran,” terangnya.
Pembina Pesantren Adam Ibrahim (26) tahun bersama saksi mata lainnya Muh. Agit (14) tahun santri pesantren merupakan saksi mata pada saat kejadian kebakaran berada dilantai dua asrama pada saat api mulai melahap lantai dasar asrama menurutnya pada saat kejadian saksi Adam bersama seorang saksi Muh Agit sedang istirahat diruang lantai atas asrama, tiba tiba sekumpulan asap terlihat oleh saksi diruang lantai atas, penasaran dengan sumber asap tersebut para saksi melakukan pengecekan kelantai dasar asrama .
Salah satu lemari terbakar dengan cepat api mulai merambat kekamar Pembina dan asrama santri, “Kami melihat api semakin membesar, saat itu juga kami langsung sigap menyelamatkan barang barang berupa laptop, hp, dan pakaian, kami sempat berusaha memadamkan api menggunakan air gelon, namun api semakin membesar,” ungkap Adam
“Saat kejadian, asrama sepi, para santri sedang sholat magrib berjamaah di masjid Al Madani Pesantren,” tutup adam .
Selain Adam dan Muh Agit, saksi mata lainya Zul Fahmi (23) tahun Pembina Pesantren menjelaskan bahwa pada saat kejadian sekitar pukul 19.00 wita, saksi berada di depan Kantor Pondok Pesantren .
Salah seorang santri putra menghampiri dan berkata bahwa asrama putra kebakaran, setelah mendapat informasi saksi langsung bergegas menuju ke asrama dan menemukan api suda mulai membesar dibagian asrama Pembina, “saya berusaha naik kelantai dua asrama untuk menyelamatkan barang barang berharga namun asap sudah memenuhi seluruh ruangan,” terang Zul
Menerima laporan Kapolsek Dampal Selatan AKP. E Agus Waluyo dan Koramil 1305 Dampal Selatan Serka Herman bergegas mendatangi lokasi kebakaran, setibanya dilokasi Kapolsek dan Koramil dibantu santri dan masyarakat melakukan pemadaman api dengan menggunakan peralatan seadanya, sekitar pukul 21.00 wita sih jago merah berhasil dipadamkan.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir sebesar 200.000.000 (dua ratus juta rupiah) .
Inilah rincian materil yang ludes terbakar 1 unit Asrama Pembina, 1 unit Asrama Kitab, 1 unit Asrama Hafiz, 100 buah lemari pakaian, 200 Kitab Kuning, sound system, 100 buah Kasur, 1 buah tabung gas, 1 buah kompor gas, dan uang tunai milik para santri sebesar 40.000.000 (empat puluh juta rupiah). (JENNY A R).
Ir.










